Minggu, 19 April 2020

CONTOH BLUE PRINT TENTANG BULLYING

BLUE PRINT TENTANG BULLYING
Oleh
Lean Johan Effendi

1.     Menentukan variabel Y: Bullying
2.     Menentukan skala pengukuran: Skala Likert
3.     Menyusun materi:
a.   Konstruk: Bullying
b.   Pengertian menurut para ahli:
1)      Olweus (2005)
Tindakan atau perilaku agresif yang disengaja, yang dilakukan oleh sekelompok orang atau seseorang berulang kali dan dari waktu ke waktu kepada seorang korban yang tidak dapat mempertahankan dirinya dengan mudah atau sebagai penyalahgunaan kekuasaan / kekuatan sistematis.
2)      Wicaksana (2008)
Kekerasan fisik dan psikologis jangka panjang yang dilakukan oleh seseorang atau kelompok, terhadap seseorang yang tidak dapat membela diri dalam situasi di mana ada keinginan untuk menyakiti atau menakut-nakuti orang tersebut atau membuatnya murung.
3)      Black and Jackson (2008)
Tipe perilaku agresif proaktif di mana ada aspek yang disengaja untuk mendominasi, menyakiti, atau menyingkirkan, ada ketidak seimbangan kekuatan baik secara fisik, usia, kemampuan kognitif, keterampilan, dan status sosial, dan dilakukan berulang kali oleh satu atau beberapa anak terhadap anak lain.
4)      Sejiwa (2008)
Situasi di mana penyalahgunaan kekuatan / kekuatan fisik / mental dilakukan oleh seseorang / kelompok, dan dalam situasi ini korban tidak dapat membela atau membela diri.
5)      Rigby (1994)
Keinginan untuk menyakiti yang ditunjukkan dalam tindakan langsung oleh seseorang atau kelompok yang lebih kuat, tidak bertanggung jawab, biasanya berulang-ulang, dan dilakukan dengan senang hati bertujuan untuk membuat korban menderita.

Simbol:
1)      A = Penyalahgunaan kekuasaan.
2)      B = Keinginan untuk menyakiti atau menakuti.
3)      C = Tindakan yang disengaja untuk mendominasi.
4)      D = Penyalahgunaan kekuatan.
5)      E = Kegiatan untuk menyakiti yang dilakukan secara berulang-ulang.

4.   Definisi Operasional (DO): Bullying adalah Penyalahgunaan kekuasaan dan kekuatan  dengan menyakiti atau menakuti pihak yang lebih lemah secara berulang ulang untuk mendapatkan dominasi.

5.     Butir-Butir Instrumen:
DO
Indikator
Sub Indikator
Pernyataan
Fav
Unfav
Bullying adalah Penyalahgunaan kekuasaan dan kekuatan  dengan menyakiti atau menakuti pihak yang lebih lemah secara berulang ulang untuk mendapatkan dominasi
Penyalahgunaan Kekuasaan
Diktator
Saya langsung menyuruh adik saat butuh bantuan.
Saya mengucapkan kata tolong saat meminta bantuan ke adik.
Saya memaksa teman untuk membantu mengerjakan tugas.
Saya meminta bantuan ke teman saat sedang kesulitan.
Saya langsung mengambil barang teman saat butuh.
Saya minta izin saat meminjam barang.
Ujub
Saya hanya diam saat melakukan kesalahan.
Saya meminta maaf saat melakukan kesalahan.
Saya merasa tersakiti saat menyakiti orang lain.
Saya merasa bersalah saat menyakiti orang lain
Saya menolak pendapat orang lain.
Saya menerima pendapat orang lain.
Egois
Saya bersikap masa bodoh dengan kepentingan orang lain.
Saya peduli dengan kepentingan orang lain.
Saya enggan memberi sumbangan kematian.
Saya senang memberi sumbangan kematian.
Saya membeli makan untuk dimakan sendiri.
Saya membagikan makanan kepada teman-teman.

Keinginan untuk menyakiti
Menyiksa
Saya suka menakut-nakuti orang lain.
Saya suka menenangkan orang lain saat sedang takut.
Saya suka melihat orang berkelahi.
Saya suka melihat perdamaian.
Saya suka memberi harapan palsu.
Saya menepati janji yang pernah terucap.
Jahil
Saya suka mengganggu teman saat kelas berlangsung.
Saya diam saat kelas agar teman tidak terganggu.
Saya menyiram air dan melempar tepung saat ada yang berulang tahun.
Saya memberi hadiah yang diinginkan teman saat dia sedang berulang tahun.
Saya suka menyembunyikan barang teman untuk hiburan.
Saya memberitahu teman saat ada barangnya yang ketinggalan.
Tempramen
Saya memukul teman saat marah.
Saya diam saat sedang marah.
Saya membanting barang saat marah.
Saya merapikan barang saat marah.
Saya suka berkata kotor.
Saya suka berkata sopan.

Tindakan yang disengaja untuk mendominasi.
Mencari perhatian
Saya suka bertanya saat dikelas agar mendapat perhatian guru
Saya tidak tertarik dengan perhatian yang diberikan oleh guru
Saya menawari bantuan kepada semua teman di kelas.
Saya menolak membantu teman di kelas.
Saya bertingkah konyol untuk di hadapan teman.
Saya berwibawa di hadapan teman.
Ingin dipuji
Saya suka apabila dipuji cantik/tampan
Saya risih apabila dipuji cantik/tampan
Saya memposting nilai ujian yang bagus di sosial media.
Saya menyimpan nilai ujian sendirian meski itu bagus sekalipun.
Saya merasa bangga saat dipuji pintar.
Saya biasa saja saat dipuji pintar.
Ingin menjadi pemimpin
Saya dengan tegas mengajukan diri menjadi ketua kelas.
Saya menunjuk teman saat pemilihan ketua kelas.
Saya berebut untuk menjadi ketua upacara di sekolah.
Saya hanya diam saat ada penunjukkan ketua upacara di sekolah.
Saya bangga saat dapat berpidato di depan kelas.
Saya takut untuk berpidato di depan kelas.

Penyalahgunaan kekuatan.
Mengalihkan tugas 
Saya menyuruh teman untuk mengerjakan semua tugas.
Saya lebih suka mengerjakan tugas sendiri.
Saya merekomendasikan teman saat disuruh untuk mengerjakan soal oleh guru.
Saya langsung maju saat disuruh untuk mengerjakan soal oleh guru.
Saya berpura pura sakit agar tidak disuruh ibu untuk membersihkan rumah.
Saya dengan semangat melaksanakan perintah ibu untuk membersihkan rumah.
Penindasan
Saya suka memintai uang teman
Saya lebih suka memakai uang sendiri
Saya suka menyuruh teman untuk membelikan jajan dikantin.
Saya lebih suka membeli jajan dikantin sendiri.
Saya suka mengancam teman hanya agar dia menurut.
Saya bersikap baik kepada teman meski tidak menurut.
Merendahkan
Saya suka menghina nama teman untuk hiburan
Saya lebih suka memanggil dengan nama asli.
Saya menunjukkan ekspresi jijik saat melihat hasil kerjaan orang lain yang tidak bagus.
Saya tetap mengapresiasi hasil kerjaan orang lain meski tidak bagus sekalipun.
Saya merasa risih jika dekat dengan orang yang berpakaian lusuh.
Saya biasa saja jika dekat dengan orang yang berpakaian lusuh.

Kegiatan untuk menyakiti yang dilakukan secara berulang-ulang.
Vandalisme
Saya suka mencoret-coret bangku di sekolah.
Saya senang menjaga kebersihan bangku di sekolah.
Saya suka memukul-mukul meja untuk dijadikan alat musik.
Saya menggunakan meja hanya untuk belajar saja.
Saya membuang sampah di kelas.
Saya membuang sampah di tempat sampah.
Pengucilan
Saya menjauhi teman saat sedang tidak disuka.
Saya mendekati teman meski tidak suka.
Saya hanya diam apabila orang itu tidak menyapa duluan.
Saya senang menyapa duluan saat bertemu orang.
Saya berpura-pura tidak mendengar saat dimintai tolong oleh orang yang tidak disuka.
Saya menolong siapapun meski itu adalah orang yang tidak disuka sekalipun.
Menyebarkan aib
Saya membicarakan kejelekan teman saat dibelakangnya.
Saya membicarakan kebaikan teman meski di belakangnya sekalipun.
Saya membuka rahasia teman saat sedang bertengkar.
Saya tetap menjaga rahasia teman meskipun saat bertengkar.
Saya suka mengungkit masa lalu apabila teman tidak mau membantu.
Saya hanya diam apabila teman tidak mau membantu.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar